Menginterpretasi Nilai Historis Kolonialisme Belanda, Siswa MAN Insan Cendekia Bengkulu Tengah Nobar Film Bumi Manusia

Bengkulu Tengah- Guna meningkatkan pemahaman siswa mengenai pembelajaran sejarah di kelas, siswa MAN Insan Cendekia Bengkulu Tengah adakan kegiatan studi historiografi yang di adakan di beberapa tempat di Kota Bengkulu.


Kegiatan ini merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan sebagai bentuk pembelajaran aplikatif dan kontekstual bagi siswa. Kegiatan ini dilaksanakan pada Minggu, 15 September 2019 di Benteng Fort Marlborough dan Cinema 21 Mega Mall Kota Bengkulu.


Pada kegiatan ini, siswa diminta untuk menginterpretasi nilai kolonialisme yang terjadi pada abad ke-XIX yang tergambar dalam film Bumi Manusia. Film ini merupakan saduran dari novel trilogi mahakarya Pramodya Ananta Toer. Tugas yang diberikan dalam bentuk makalah terstruktur dan merupakan bagian dari penilaian otentik bagi siswa.


Secara umum kegiatan ini berjalan secara lancar dimulai dari pembukaan pada pukul 07.30 WIB yang dihadiri oleh Wakil Kepala Madrasah Bidang Keasramaan dan beberapa guru pendamping.


Dalam sambutannya, pihak madrasah yang diwakili oleh : Ahmad Syaefuddin, S.Pd mengatakan bahwa, "Saya mewakili kepala madrasah sangat mengapresiasi kegiatan postif untuk meningkatkan SDM kita menuju madrasah hebat bermartabat", ujarnya.


Kegiatan dilanjutkan menuju ke Kota Bengkulu untuk mengeksplorasi benteng Fort Marlborough sebagai salah satu objek wisata sejarah yang juga merupakan saksi bisu sejarah kolonialisme Barat (Inggris).


Siswa berada di lokasi selama 1.5 jam untuk mencari informasi berkaitan dengan sejarah benteng tersebut. Siswa Nampak antusias yang terlihat dari kegiatan siswa yang berkelompok dan menelusuri setiap sudut benteng dengan semangat.


Setelah berada di benteng, kegiatan selanjutnya adalah nobar (nonton bareng) film Bumi Manusia di Bioskop Cinema 21  Mega Mall Kota Bengkulu. Siswa tampak menikmati dan membuat catatan kecil saat film sedang diputar.


Dalam kesempatan ini, ketua pelaksana Bobby Afriansyah mengatakan bahwa ia merasa sangat senang dan merasa semangat untuk belajar sejarah. "Alhamdulillah kegiatan hari ini lancar dengan jumlah peserta 52 orang dan 5 orang pendamping. Kami sangat senang dengan adanya kegiatan ini dan semoga studi historiografi ini menjadi kegiatan rutin di MAN Insan Cendekia Bengkulu Tengah", ujar Bobby.


Lebih lanjut, Kepala MAN Insan Cendekia Bengkulu Tengah, Imam Ghozali, M. Pd. juga mendukung dan mengapresiasi positif terhadap pelaksanaan kegiatan ini.  Kepala madrasah berpesan untuk tetap menjaga nama baik madrasah dimanapun berada dan diharapkan kegiatan ini dapat menunjang kegiatan KBM di kelas yang difasilitasi oleh pembimbing. Saat diwawancarai, pembimbing kegiatan Dicky Irawan, S. Pd sangat berterimaksih kepada pihak madrasah dan pihak-pihak yang telah membantu pelaksanaan kegiatan ini. "Tentunya saya mengucapkan terimaksih kepada pihak madrasah, pengelola Benteng Fort Marlborough dan Bioskop Cinema 21 serta awak media yang telah membantu terlaksananya kegiatan ini", ujar Dicky. (Humas MAN IC Benteng)